Gue Serba Gratis

Informasi Gratisan Yang Bermutu

Artikel Post New Entry

Peran Teknologi Komunikasi Dalam Memajukan Dunia Pendidikan di Indonesia

Posted by Diah Fitri Patriani on May 9, 2014 at 4:30 PM


Sumber gambar: www.presstv.ir


Efisiensi dalam Teknologi Komunikasi

 

      Konsep efisiensi waktu, biaya dan tenaga dalam teknologi komunikasi bukanlah isapan jempol belaka selama SDM yang bersangkutan mampu mengeksplorasi teknologi tersebut secara maksimal maka pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan batas waktu, jarak yang jauh dan banyakya SDM yang diperlukan untuk sebuah proses produksi dan atau proses kreasi dapat dibereskan dan diperingkas oleh teknologi komunikasi tersebut dengan batas waktu yang lebih sedikit, biaya yang murah dan sanggup dikerjakan oleh minimal satu orang yang juga telah mampu mengoperasikan teknologi tersebut .

     Teknologi Komunikasi keberadaanya tidak lepas dari teknologi lainnya yaitu Teknologi Informasi, kedua aspek tersebut antara satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolahan perangkat elektronik. Sedangkan Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Dengan kata lain bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia (sumber: Wikipedia Indonesia).

     Disamping itu, Perkembangan teknologi komunikasi harus pula seiring sejalan dengan perkembangan sarana dan prasarana lengkap dengan satu paket regulasi yang menyertainya sehingga keberadaannya dapat benar-benar bermanfaat, dapat dijadikan sebagai bahan penelitian dan menjadi segudang ilmu yang tidak menjauhkan manusia dari kodratnya sebagai manusia, mahluk ciptaan sang pencipta yaitu Allah SWT, Tuhan yang maha Esa. Karena penemuan-penemuan teknologi baik teknologi Informasi maupun teknologi Komunikasi yang lahir dari buah pemikiran intelektual dan penelitian yang mendalam adalah pemberian sang pemilik Ilmu yaitu Allah SWT. Sehingga keberadaannya hadir ditengah-tengah masyarakat harus difahami kembali hanya sebagai alat bantu manusia yang menggantikan otot dan menambah kinerja otak maka hambatan waktu, biaya, jarak dan kuantitas SDM dapat difasilitasi oleh TIK.

 


Peran Teknologi Komunikasi

 

      Demikian halnya dengan perkembangan teknologi komunikasi dewasa ini yang semakin berkualitas dengan 3G, 3,5G bahkan 4G yang sedang terus digalakkan sehingga penemuan-penemuan tersebut menawarkan efisiensi waktu, biaya dan tenaga yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup khususnya dalam hal pendidikan di Indonesia. Sebagaimana penjelasan singkat peran teknologi komunikasi dalam bidang pendidikan di bawah ini:


1. Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Mengajar

     Dengan adanya teknologi komunikasi proses belajar mengajar yang selama ini menuntut kehadiran guru dan murid secara tatap muka, sehingga jika salah satu pengajar ataupun salah satu murid yang berhalangan hadir karena alasan-alasan emergensial seperti sakit misalnya, akan tertinggal materi pelajaran dan itu jelas berpengaruh pada terhambatnya proses pemahaman siswa. Maka dengan teknologi komunikasi kendala ini dapat diminimalisasi dengan menghadirkan fungsi-fungsi Teknologi antara lain sebagai berikut:

     - e-book atau disebut juga buku digital dimana buku disuguhkan secara interaktif dengan menyertakan suara, gambar, grafik dan video menjadi satu yang dapat dikemas dalam keeping CD, DVD, flashdish, maupun disimpan dalam kartu memori telepon genggam melalui aplikasi Bluetooth, kabel usb dan lain sebagainya . Sehingga ketika guru berhalangan hadir masih tetap bisa memberikan copy materi pada murid-muridnya untuk dapat dipelajari di kelas yang memberikan fasilitas komputer dan LCD, atau dapat di copy paste pada flash dish atau memori telepon genggam siswa untuk dipelajari murid lebih lanjut di rumah.

 

     - e-learning yaitu proses belajar mengajar menggunakan internet dengan didukung oleh perangkat lunak khusus pembelajaran. Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-mail kanal chatting atau melalui video conference. Bahkan dengan teknologi pintar yang diusung oleh beberapa perangkat telekomunikasi yang ada saat ini, email, chatting atau streaming video dapat diakses melalui telepon genggam. Perkuliahan jarak jauh sering kali menjadi moment yang memungkinkan untuk dimanfaatkannya teknologi e-learning tersebut.

 

     - e-cyclopedia dimana konsep-konsep berbagai bidang ilmu dapat dicari dan dipelajari lebih interaktif dengan internet melalui mesin pencari atau search engine yang disediakan oleh berbagai macam situs penyelenggara mesin pencari ini. Melalui search engine google.co.id (salah satunya yang terbesar) kita dapat dengan mudah mencari informasi apa saja. Misalnya saya tertarik ingin mencari informasi tentang cacing tanah maka hanya tinggal dengan memasukkan kata kunci cacing tanah segera akan ditampilkan berjajar informasi tentang cacing tanah lengkap dengan gambar dan video yang lebih interaktif serta pilihan beberapa link situs yang langsung bisa kita akses melalui telepon genggam siswa.

 

 


2. Mempermudah dalam proses input database

      Teknologi Komunikasi juga dapat dimanfaatkan dalam proses input database mulai dari nilai belajar murid dengan pemanfaatan sistem jaringan yang dapat diakses antar komputer lokal institusi maupun akses secara online dengan pemanfaatan jaringan internet. Sehingga dengan sistem jaringan tersebut akses informasi seputar hasil belajar siswa dapat diumumkan melalui pesan singkat (sms) yang dikirim pihak sekolah kepada wali murid, memberi alternatif lain dan panduan dalam mengakses hasil belajar siswa melalui jaringan internet. Orang tua murid maupun siswa didik senantiasa dapat memantau materi pelajaran yang diberikan oleh pihak sekolah sampai hasil belajar anak-anak mereka melalui jaringan internet yang bahkan hanya dengan sebuah telepon genggam saja mereka, orang tua murid, siswa dan para guru dapat mengakses informasi seputar proses belajar mengajar, pengumuman-pengumuman penting, informasi seputar program-program sekolah, kampus dan para pengajarnya sampai nilai-nilai hasil belajar siswa pun dapat diakses dengan transparan.

 


3. Mempermudah Komunikasi Yang Terpadu

     Dengan adanya perangkat teknologi komunikasi dan infrastruktur yang menunjang, maka antar institusi pendidikan satu dengan yang lainnya dapat berinteraksi, bertukar informasi, berkoordinasi secara online. Maka informasi dapat segera disampaikan saat itu, ditanggapi saat itu dan dapat dibaca bersama saat itu pula.

 


4. Meningkatkan kerjasama Interorganisasi

     Dalam kaitannya dengan organisasi dengan memanfaatkan Teknologi komunikasi, satu institusi pendidikan dan institusi lainnya dapat melakukan kerjasama yang lebih efektif dan efisien di bidang pendidikan dengan program-program yang tidak saja meningkatkan kualitas para guru yang lebih melek teknologi akan tetapi menambah wawasan ilmu pengetahuan yang pada kenyataannya akan terus berkembang mengikuti zaman. Sehingga dengan guru-guru pendidik yang berkualitas maka materi pengajaran kepada siswa didik pun akan semakin berbobot karena bersinergi dengan teknologi komunikasi.


 

Negara Mengatur dan Menfasilitasi Teknologi Komunikasi

      Dari keempat peran teknologi komunikasi diatas dapat berjalan lancar ditengah-tengah proses belajar mengajar diantara lembaga-lembaga pendidikan dari kota sampai pinggiran kota, jika Negara sebagai institusi tertinggi mampu mengatur dan menciptakan sebuah sistem yang kondusif sehingga memungkinkan penerapan-penerapan teknologi komunikasi tersebut dapat benar-benar direalisasikan ditengah-tengah masyarakat Indonesia.

     Negara sesungguhnya punya kewenangan untuk mengatur pasar telekomunikasi baik dari hulu sampai hilir. Mengapa demikian? Karena Negara yang baik akan mengatur masyarakatnya dengan amat teliti dan terperinci sehingga mengetahui apa yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Jika dalam kacamata Negara teknologi dianggap mampu memberi akses kemajuan, pencerahan dalam kebangkitan berfikir warga masyarakatnya sehingga dengan perubahan pemikiran dapat merubah persepsi dan merubah pola tingkah laku yang lebih baik maka sudah barang tentu Negara pun akan serta merta memilah dan memilih secara selektif akses-akses informasi, jenis-jenis teknologi yang boleh dan tidak boleh masuk di dalam zona teritorialnya. Negara juga harus mampu berfikir kritis bahwa pada akses teknologi komunikasi terdapat nilai-nilai berfikir, ideologi dan intelegensi yang menyangkut keamanan sebuah Negara sehingga tidak mudah untuk begitu saja menyerahkan perusahan-perusahaan operator telekomunikasi nasional pada pihak-pihak asing dengan alasan apapun.

     Negara pun harus jauh berfikir kedepan bahwa penerapan tekonologi komunikasi dalam dunia pendidikan akan berimplikasi pada lahirnya masyarakat yang cerdas dan tanggap teknologi sehingga harus juga memikirkan membuka akses-akses lapangan kerja yang berkaitan dengan teknologi pula. Sehingga masyarakat Indonesia tidak harus dicekoki oleh budaya-budaya konsumerisme akan tetapi mulai membangun mental bangsa ini menjadi bangsa produktif, dengan menfasilitasi penelitian-penelitian dibidang teknologi, membangun pabrik-pabrik produsen perangkat teknologi dari hasil karya anak bangsa sendiri. Karena faktanya saat ini 70% perangkat-perangkat teknologi komunikasi masih diimpor dari produsen Negara-negara maju yang kemudian dirakit didalam negeri. Negara harus berfikir kedepan bahwa meskipun nilai investasi yang tinggi dalam membuat infrastuktur teknologi Informasi maupun Komunikasi berpresisi tinggi, namun ini adalah investasi jangka panjang yang jika benar-benar direalisasikan maka akan dapat memajukan, mensejahterakan dan merubah mental bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kosumtif menjadi bangsa yang produktif menciptakan inovasi teknologi komunikasi yang membantu kebutuhan hidup manusia khususnya masyarakat Indonesia.

     Demikian review berkaitan tentang peran teknologi komunikasi dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia ini, semoga menjadi inspirasi bagi semua pihak dan bermanfaat.

 

 

Categories: Sudut Pandang

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments